Apakah Anak-ku harus rangking 1?

Reblogged from what i feel and think, ACTION:

Si Ranking 23 : “Aku ingin menjadi orang yang bertepuk tangan di tepi jalan”

Di kelasnya terdapat 50 orang murid, setiap kali ujian, anak perempuanku tetap mendapat ranking ke-23. Lambat laun membuat dia mendapatkan nama panggilan dengan nomor ini, dia juga menjadi murid kualitas menengah yang sesungguhnya. Sebagai orangtua, kami merasa nama panggilan ini kurang enak didengar,namun ternyata anak kami  menerimanya dengan senang hati.

Read more… 1,373 more words

Nilaiku Jelek

Pernahkah anda saudara tercinta, membaca surat Al-Haqqah dalam Al-Qur’an? Dan anda melewati ayat dimana Allah menceritakan saat-saat penghisaban dan peristiwa-peristiwa yang terjadi setelahnya.

Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia berkata: Ambillah, bacalah kitabku (ini)”. Sesungguhnya aku yakin, bahwa sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridai. Dalam surga yang tinggi. Buah-buahannya dekat. (kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu”. Al-Haqqah 19-24

Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, maka dia berkata: “Wahai alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini). Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak memberi manfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaanku dariku”. (Allah berfirman): “Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke lehernya. Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala. Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh hasta. Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar. Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang miskin. Maka tiada seorang teman pun baginya pada hari ini di sini. Dan tiada (pula) makanan sedikit pun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa.” Al-Haqqah 25-37 Continue reading

Dokter : Ketika Pengobatan Adalah Upaya Bersama

..Malpraktik..

..Malpraktik..

Apa yang anda pikirkan ketika mendengar istilah malpraktik? Jika saya boleh menerka, anda akan terpikir seorang dokter yang salah memberi obat kepada pasien. Atau dokter yang meninggalkan gunting didalam perut pasien operasinya. Atau pasien yang menuntut ke pengadilan setelah tau dokter tidak becus mengobati. Ya, benar. Itulah malpraktik versi televisi yang sering didengar kita semua.

Dokter Patch Adam dalam bukunya menulis judul salah satu sub bab “Malpraktik: Mimpi Buruk yang Mengerikan”. Dia mengatakan “..takut dituntut karena melakukan malpraktik adalah salah satu tragedi paling besar dari kedokteran modern..”. Alasannya, malpraktik ini telah mencuri sisi kemanusiaan seorang dokter. Continue reading

Bicara Bahagia

..Happiness..

..Happiness..

Saya tertarik dengan penelitian yang dilakukan oleh seorang psychologist Dan Gilbert dalam videonya “Dan Gilbert asks, Why are we happy?” Dan Gilbert adalah seorang psychologist dari Harvard University yang dikenal sebagai pakar kebahagiaan. Dan banyak melakukan penelitian membahas teori-teori kebahagiaan. Bukunya yang terkenal berjudul Stumbling on Happiness.

Apa penelitian yang Dan lakukan? Dan melakukan penelitian pada mahasiswanya melalui kelas fotografi. Pertama, mahasiswa diajarkan bagaimana cara mengambil gambar yang baik. Kemudian mereka dipinjami kamera dan diminta untuk mengambil 12 gambar berkesan dari kampus mereka. Mahasiswa dikumpulkan kembali dengan semua fotonya, kemudian Dan meminta mahasiswa untuk memilih 2 dari 12 gambar yang telah mereka ambil sebagai gambar terbaik mereka. Pada akhirnya mereka ditanya foto mana yang akan anda kumpulkan sebagai nilai project ini? Anda simpan satu foto dan satu foto akan dikirim sebagai penilaian.  Continue reading

Dokter: Saya Tidak Tahu!

Christoper Chabris, bangun tidur dengan sakit kepala, menyebar ke seluruh tubuhnya, dan ia mulai merasa amat letih. Saat itu Chris merupakan seorang mahasiswa S1 di Harvard. Lalu, Chris pergi ke tempat pelayanan kesehatan harvard. Perawat yang menemuinya mengatakan kemungkinan Chris terkena infeksi virus, ia diminta untuk banyak istirahat dan minum.

Hari berikutnya, gejala tidak membaik. Ketika ia selesai mandi ia melihat ruam yang besar berbentuk matahari tepat ditengah betis kirinya. Ruam tersebut sangat besar. Chris memutuskan untuk ke bagian perawatan yang buka setelah jam kantor. Dokter yang bertugas saat itu bertanya apakah Chris baru-baru ini pernah digigit kutu. Chris hampir saja terburu-buru menjawab tidak, sebab ia tidak pernah melihat kutu di kota Cambridge, Massachusetts. Namun ia teringat beberapa pekan yang lalu ia mengunjungi orang tuanya di Armonk dan menghabiskan waktu bersama di kebun sayur. Dokter menunjukkan Chris gambar dari buku kedokteran yang mengilustrasikan ruam kulit khas yang dihasilkan infeksi Borrelia Burgdorferi, bakteri bawaan kutu yang mengakibatkan penyakit Lyme.Gambar tersebut persis seperti yang ada dikaki Chris. Continue reading

Dokter: Second Opinion, why not?

Apa yang anda rasakan ketika anda mengetahui bahwa pasien anda pergi ke dokter lain setelah ia sebelumnya datang ke tempat anda? Ia beralasan pemeriksaan yang anda lakukan kurang meyakinkannya. Diagnosis yang anda tegakkan tidak sesuai dengan apa yang ia ketahui. Tersinggungkah anda dengan sikap pasien anda? Atau sebaliknya anda sangat menyetujui keputusan yang diambil pasien anda?

Mungkin anda perlu mengetahui beberapa bukti tentang seorang dokter dengan diagnosisnya. Salah satunya sebagaimana dalam postingan saya “kebutaan kurang perhatian”, seseorang akan terkena ilusi kurang perhatian ketika ia memfokuskan perhatiannya pada suatu hal. Hal-hal diluar apa yang difokuskan tidak mampu ditangkap oleh matanya. Ilusi serupa juga terjadi pada seorang dokter. Contohnya spesialis radiolog yang bertugas membaca sinar-x, CT, MRI, dan citra medis lainnya untuk mendeteksi keabnormalan dalam tubuh manusia. Lama studi untuk menjadi spesialis radiolog kurang lebih 4 tahun atau di Amerika pelatihan mencakup 4 tahun di fakultas kedokteran, magang rumah sakit, dan satu-dua tahun untuk spesialis ditambah pelatihan-pelatihan lainnya. Dan itu adalah waktu yang sangat lama. Continue reading

Dokter: Seorang Grandmaster!

(Tulisan dibawah ini semata-mata untuk memberi permisalan, adapun hukum bermain catur bisa diklik disini)

Seorang dokter adalah seorang grandmaster

Dokter harus bisa menjadi grandmaster. Grandmaster merupakan gelar tertinggi yang dapat diraih seorang pecatur dari FIDE. Sebelum menjadi grandmaster mereka harus terlebih dahulu menjadi seorang master. Master adalah pemain dengan peringkat 2200 atau lebih. Bagaimana kemampuan master dalam bermain catur? Adriaan Dingeman de Groot lahir tahun 1914 di Belanda. De Groot seroang psikolog dan juga master catur. Dia pernah mewakili Belanda dalam Olimpiade Catur tahun 1937 dan 1939. Namun prestasinya tidak mampu meningkat ke level yang lebih tinggi. Dia melakukan suatu eksperimen untuk menguji kebenarang teori yang mengatakan para master catur memiliki kemampuan mental yang luar biasa dengan memori fotografis yang tidak dimiliki orang awam. De Groot melakukan eksperimen sederhana. Dia membagi para pecatur menjadi dua kelompok: para master dan pemain biasa (tetapi cukup tangguh). Kedua kelompok tersebut diperlihatkan sekilas pada sebuah papan catur dengan posisi buah-buah catur hasil dari sebuah permainan. Mereka diminta untuk mengingat posisi buah-buah pada papan catur tersebut. Setelah itu mereka diminta untuk menyusun kembali buah-buah catur tadi sebagaimana yang mereka lihat. Hasilnya ketepatan dan kecepatan pemain master mengalahkan pemain biasa. Kelompok master lebih cepat dan tepat dalam merekonstruksi dibandingkan kelompok pemain biasa. Continue reading

Dokter: Dokter Harus Belajar!

Anda seorang mahasiswa kedokteran? Anda tentu sangat familiar dengan kata-kata dokter adalah long life learner. Saat masa orientasi dulu saya masih ingat kami para mahasiswa dicekoki kata-kata ini berulang kali oleh para dosen. Tidak heran mengapa sampai saat inipun saya mengingatnya dengan baik. Saya melihat istilah ini sebagai sebuah isyarat bagi mahasiswa yang telah memilih hidupnya menjadi seorang dokter untuk bersedia menghabiskan sebagian besar umurnya untuk belajar dan menjadi pembelajar. Belajar memang ciri khas yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya, namun dokter sebagai pembelajar adalah sebuah tuntutan istimewa profesi ini. Continue reading

Cucilah Tangan Anda!

Cuci tangn

Cara cuci tangan

Cucilah tangan anda karena anda tidak tahu betapa banyaknya kuman di tangan anda. Berapa banyak barang yang tangan anda pegang. Ganggang pintu, stir mobil, lantai rumah, sapu, remot TV, semuanya mentransfer kuman ke tangan anda. Setelah itu anda melihat roti coklat terhidang cantik di meja makan rumah anda. Anda mencuilnya, dan memakannya. Kemudian datang pula si kecil yang minta roti yang anda makan, lantas anda berikan ke mulutnya. Dua hari kemudian anda terpaksa harus pergi ke rumah sakit bersama si kecil karena sakit perut yang tak kunjung hilang.

Mungkin saja sejam yang lalu seorang tukang penyedot septic tank baru datang ke rumah anda dan memegang ganggang pintu rumah anda, kemudian ia tak sengaja megotori lantai rumah anda dengan kotoran yang ia bawa dari tempat kerjanya. Kemarin anak-anak tetangga berkumpul dirumah anda setelah puas bermain air dibelakang rumah, mereka menonton Spongebob, dan salah satu dari mereka yang memegang remote TV. Tidak ada yang tahu berapa jumlah pasti kuman di perabot rumah kita. Jumlah yang tidak sedikit tentunya. Continue reading

Bicara Istiqomah

Rasulullah bersabda dari sahabat Abu ‘Amrata Sufyan bin Abdillah,

قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قُلْ لِي فِي الْإِسْلَامِ قَوْلًا لَا أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَدًا بَعْدَكَ وَفِي حَدِيثِ أَبِي أُسَامَةَ غَيْرَكَ قَالَ قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ فَاسْتَقِمْ

Dia berkata; Aku berkata, “Wahai Rasulullah, katakanlah kepada saya suatu ucapan di dalam Islam yang tidak akan saya tanyakan kepada seorang pun sesudah engkau.” Sedangkan dalam penuturan Abu Usamah dengan ungkapan, “orang selain anda”, maka beliau menjawab, “Katakanlah; Aku beriman kepada Allah, kemudian istiqomahlah.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Iman, lihat Syarh Nawawi [2/91-92])

Istiqomah secara bahasa berasal dari استقام يستقيم استقامة  yang artinya lurus atau tegak lurus. Secara syar’I yaitu seseorang berjalan diatas sirathal mustaqim (jalan yang lurus), tidak keluar dari syari’at sedikitpun, tidak kekiri dan tidak pula kekanan. (Syarh Arba’in Nawawiyah, Syeikh al-Utsaimin) Continue reading